Berapa Biaya Bikin Aplikasi Custom untuk Bisnis di Indonesia?
"Bikin aplikasi custom itu berapa?" Ini pertanyaan pertama yang hampir selalu kami terima. Jawaban jujurnya: tergantung. Tapi "tergantung" tidak membantu kamu menyiapkan anggaran, jadi artikel ini menjelaskan tergantung pada apa.
Dengan begitu kamu bisa menilai penawaran dari software house mana pun, termasuk dari kami.
Jawaban singkat: Biaya aplikasi custom ditentukan oleh enam hal: cakupan fitur, integrasi dengan sistem lain, desain, infrastruktur dan keamanan, durasi, serta pemeliharaan. Angka yang akurat baru bisa dihitung setelah alur kerja dan daftar sistem yang kamu pakai diketahui.
Enam Hal yang Menentukan Harga
1. Cakupan fitur
Ini faktor terbesar. Aplikasi dengan login, satu dashboard, dan satu laporan berbeda jauh dari sistem inventori multi-gudang dengan hak akses per peran.
Cara cepat mengukurnya: hitung berapa halaman atau layar yang dibutuhkan, lalu berapa aksi berbeda yang bisa dilakukan di tiap layar. Semakin banyak, semakin lama pengerjaannya.
2. Integrasi dengan sistem lain
Aplikasi yang berdiri sendiri lebih murah. Begitu harus terhubung ke WhatsApp, marketplace, Accurate, payment gateway, atau database lama, biaya naik. Penyebabnya bukan koding sambungannya saja, tapi juga menangani data yang tidak rapi dan API yang berubah.
Tulis daftar sistem yang sudah kamu pakai sebelum minta penawaran. Daftar itu mengubah estimasi lebih banyak daripada daftar fitur.
3. Desain dan pengalaman pengguna
Alat internal untuk lima staf tidak butuh desain yang sama dengan aplikasi yang dipakai ribuan pelanggan. Putuskan siapa penggunanya. Kalau penggunanya tim sendiri, desain bisa sederhana dan fokus ke kecepatan kerja.
4. Infrastruktur dan keamanan
Server, database, backup, dan hak akses perlu disiapkan. Pertanyaan yang perlu dijawab:
- Aplikasi jalan di cloud atau di server milikmu sendiri?
- Data apa yang sensitif?
- Siapa yang boleh melihat apa?
Semakin ketat kebutuhannya, semakin besar pekerjaan di bagian ini.
5. Durasi dan ukuran tim
Pekerjaan yang dikejar dalam waktu singkat membutuhkan lebih banyak orang sekaligus. Itu lebih mahal daripada pengerjaan dengan jadwal normal. Kalau tanggal peluncuran bisa digeser, tanyakan berapa selisih harganya.
6. Pemeliharaan setelah rilis
Aplikasi yang sudah live tetap butuh perhatian: perbaikan bug, update keamanan, dan penyesuaian saat proses bisnis berubah. Tanyakan sejak awal apa yang termasuk garansi dan berapa lama.
Model Pembayaran yang Aman untuk Kamu
Hindari model "bayar penuh di depan, hasil menyusul". Pilih pembayaran per milestone, misalnya:
| Tahap | Porsi | Yang kamu terima |
|---|---|---|
| Kickoff dan desain arsitektur | 50% | Rancangan sistem dan jadwal |
| Uji coba di staging | 30% | Aplikasi yang bisa kamu coba sendiri |
| Handover dan go-live | 20% | Sistem live, dokumentasi, pelatihan |
Pembagian di atas adalah contoh yang kami pakai di Berkoding. Persentasenya bisa berbeda per proyek, tapi prinsipnya sama: pembayaran terakhir baru jatuh setelah sistem benar-benar berjalan.
Tiga Pertanyaan yang Mengungkap Biaya Tersembunyi
Ajukan ini ke vendor mana pun:
- Siapa pemilik source code setelah selesai? Kalau jawabannya bukan kamu, kamu akan terikat ke vendor itu.
- Apakah ada biaya lisensi bulanan untuk menjalankan aplikasinya? Sistem yang dibangun untukmu seharusnya tidak menagih sewa tiap bulan.
- Apa yang terjadi kalau ada bug setelah rilis? Minta jawaban dalam bentuk durasi garansi tertulis.
Di Berkoding, seluruh kode, skema database, dan alur kerja diserahkan ke kamu saat handover. Proyek dikerjakan dengan cakupan tetap, jadi anggaran sudah jelas sebelum pengerjaan dimulai.
Perkiraan Waktu Pengerjaan
Sebagai gambaran, berikut durasi paket yang kami tawarkan:
- Otomatisasi alur kerja (n8n): 1 sampai 2 minggu
- AI agent dan chatbot WhatsApp: 2 sampai 3 minggu
- Aplikasi custom atau MVP: 3 sampai 4 minggu
Durasi ini berlaku untuk cakupan yang sudah ditetapkan. Kalau cakupannya membesar, jadwal dan biaya ikut berubah.
Cara Mendapat Estimasi yang Akurat
Siapkan tiga hal sebelum menghubungi vendor:
- Gambaran alur kerja yang mau diotomasi atau aplikasi yang mau dibangun
- Daftar tools yang dipakai sekarang (WhatsApp, Sheets, Accurate, dan sebagainya)
- Target tanggal peluncuran
Dengan tiga hal itu, estimasi yang kamu terima biasanya sudah mendekati angka final.
Mau tahu estimasi untuk kasusmu? Kirim ketiga hal tadi lewat WhatsApp ke +62 851-7428-8472 atau email ke abdul@berkoding.com. Kami jadwalkan sesi audit teknis 30 menit dan kirim proposal tertulis dalam 1 sampai 2 hari kerja.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama membuat aplikasi custom?
Tergantung cakupan. Paket Berkoding: otomasi alur kerja 1 sampai 2 minggu, AI agent dan chatbot WhatsApp 2 sampai 3 minggu, aplikasi custom atau MVP 3 sampai 4 minggu.
Apakah saya memiliki source code setelah aplikasi selesai?
Di Berkoding, ya. Seluruh repositori kode, skema database, dan alur kerja diserahkan ke kamu saat handover.
Apakah ada biaya bulanan setelah aplikasi selesai?
Tidak ada biaya lisensi bulanan untuk menjalankan sistem yang sudah dibangun. Pemeliharaan rutin bersifat opsional lewat kontrak retainer bulanan dengan minimal 3 bulan.
Bagaimana model pembayarannya?
Per milestone. Contoh pembagiannya 50% saat kickoff, 30% saat uji coba di staging, dan 20% saat go-live.
Baca Juga
- Chatbot AI untuk Bisnis: Kapan Worth It dan Kapan Belum Perlu
- 7 Proses Bisnis yang Bisa Kamu Otomatisasi Mulai Minggu Ini
- Daftar layanan dan paket kerja Berkoding
Ditulis oleh Abdul, Founder Berkoding. Terakhir diperbarui: 6 Oktober 2026.